Sabtu, 11 Juni 2016

Lirik AFGAN - PADAMU KU BERSUJUD

Ku menatap dalam kelam
Tiada yang bisa kulihat
Selain hanya namaMu, ya Allah

Esok ataukah nanti
Ampuni semua salahku
Lindungi aku dari
Segala fitnah

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud

Esok ataukah nanti
Ampuni semua salahku
Lindungi aku dari
Segala fitnah

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
HambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
Yang sering melupakanMu
Saat Kau limpahkan karuniaMu
Dalam sunyi aku bersujud
PadaMu

Dimana aja boleh hehe:D




PISANG GORENG NUGGET KEJU COKLAT

 Yuk belajar memasak. Assalamualaikum? Selamat menjalankan ibadah puasa?

Dokter makanan mau berbagi resep masakan cocok buat menu takjil berbuka puasa, sebelum mulai memasak baiknya menyiapkan bahan-bahannya terlebih dulu jangan hanya resepnya aja dibaca

Selama proses memasak hati-hati ya? Buat kamu yang takut sama percikan minyak panas ane saranin pakai pelindung ya seperti celemek, jaket, jas hujan bila perlu minta bantuan tetangga, pak satpam juga boleh biar masaknya lebih aman nyaman dan tentram. Jangan lupa yang paling penting itu doa :)" :)" :)"

Selamat mencoba

BAHAN-BAHAN YANG DIPERSIAPKAN
- PISANG 1 SISIR
- TEPUNG TERIGU /GANDUM 1/2 KG
- TEPUNG KANJI / SAGU 2 SDM
- TELOR AYAM 2 BUTIR
- TEPUNG HERCULES 1 SDT
- TEPUNG ROTI ( MAMA SUKA) 1/2 KG
- GARAM 1 SDT
- KEJU
- COKLAT CERES
- AIR 100 / 200 ML
- MINYAK 1/2 KG

CARA MEMBUAT :

- CAMPURKAN SEMUA BAHAN SEPERTI GANDUM, TELOR, TEPUNG HERCULES, TEPUNG KANJI, GARAM, MASUKAN AIR SECARA PERLAHAN SAMBIL DIADUK ADONAN JANGAN TERLALU ENCER

- PISANG DIPOTONG BULAT SEBESAR IBU JARI, KEMUDIAN MASUKAN PISANG KEDALAM ADONAN, SETELAH PISANG RATA TERTUTUP ADONAN AMBIL SATU PERSATU KEMUDIAN MASUKAN KEDALAM TEPUNG ROTI, RATAKAN PISANG TADI DENGAN TEPUNG ROTI

- PANASKAN MINYAK DENGAN API SEDANG, SETELAH DIRASA PANAS MASUKAN PISANG GORENG SAMPAI WARNA KECOKELATAN / BROWN

- SIAPKAN PIRING KEMUDIAN SUSUN SESUAI SELERA KEMUDIAN TAMBAHKAN KEJU PARUT DAN CERES BOLEH JUGA DITAMBAHKAN SUSU

#RESEPDOKTERMAKANAN
#BERBAGIRESEP
#TUKANGMASAKJALANAN
#MYKITCHENMYDAPUR



SUBHANALLAH.. DI BULAN SUCI RAMADHAN

 
 

MAKANAN SEDAP

 

SUMBER : http://www.sajiansedap.com 

Rabu, 13 Januari 2016

Lirik Lagu Terlambat -Adera

Andai saja waktu itu tak ku tunda
tuk ungkapkan isi hati kepadanya
mungkin dia jadi milikku, bahagiakan hariku
oh tetapi kenyataan tak begitu

Di saat ku mencoba merajut kata
dan berharap semua jadi sempurna
tiba-tiba ada yang lain yang mencuri hatinya
hilang sudah kesempatanku dengannya

Terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi

cukup sudah kesalahan kali ini
jangan sampai semua terulang kembali
keraguan dalam hatiku harus ku buang jauh
bila ingin mendapatkan yang terbaik

terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi

pengalaman pahit yang ku jadikan pelajaran
dalam hidup yang tak akan terlupakan (terlupakan)
oh jangan menunda sesuatu untuk dikerjakan
jangan tunda jangan tunda

terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali

terlambat sudah semua kali ini
yang ku inginkan tak lagi sendiri
bila esok mentari sudah berganti
kesempatan itu terbuka kembali
akan ku coba lagi hooo akan ku coba lagi

SAYA PERSEMBAHKAN CATATAN INI UNTUK MAHASISWA KEBIDANAN SELURUH INDONESIA

Jika Anda ingin menjadi bidan untuk bisa kaya raya atau semata-mata ingin balik modal, maka segeralah kemasi barang-barang Anda.
Mungkin fakultas ekonomi&bisnis lebih tepat untuk mendidik anda menjadi businesswomen bergelimang harta.
Daripada Anda harus mengorbankan pasien dan keluarga Anda sendiri demi mengejar kekayaan.



Jika Anda ingin menjadi bidan untuk mendapatkan kedudukan sosial tinggi dimasyarakat, dipuja dan didewakan, maka silahkan kembali ke Mesir ribuan tahun yang lalu dan jadilah fir’aun di sana. Daripada Anda di sini harus menjadi arogan dan merendahkan orang lain di sekitar Anda hanya agar Anda terkesan paling berharga.


Jika Anda ingin menjadi bidan untuk memudahkan mencari jodoh atau menarik perhatian calon mertua, mungkin lebih baik Anda mencari agency selebritis yang akan mengorbitkan Anda sehingga menjadi artis pujaan para pria. Daripada Anda bersembunyi di balik hairnet dan baju putih-putih, sementara Anda alpa dari makna bidan yang sesungguhnya.


Bidan tidak diciptakan untuk itu, kawan.


Memilih menjadi bidan bukan sekadar agar bisa bergaya dengan BMW keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat cantik dengan baju putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat.


Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan pengabdian.
Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya akan lahir.



Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan empati,
ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena perdarahan.



Memilih jalan menjadi bidan adalah memilih jalan kemanusiaan,
ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana dengan bayaran cuma-cuma.



Memilih jalan menjadi bidan adalah memilih jalan kepedulian,
saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita.



Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan berbagi,
ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit istrinya yang akan melakukan operasi cesar. Lalu dengan senyum terindah yang pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata, “jangan menangis lagi, pak, Insya Allah saya bantu pembayarannya.”



Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan kasih sayang,
ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap lembut rambut seorang anak dengan leukemia dan berbisik lembut ditelinganya,”dik, mau diceritain dongeng nggak sama bu bidan?”



Memilih jalan menjadi bidan adalah memilih jalan ketegasan,
ketika sebuah perusahaan susu menjanjikan komisi besar untuk target penjualan susu formula-nya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya”.



Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan pengorbanan,
saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena istrinya akan melahirkan. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam.



Memilih menjadi bidan adalah memilih jalan terjal untuk meraih cita-cita.
Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari. Tapi ridha Allah lah yang senantiasa kita perjuangkan.



Yah,
memilih menjadi bidan adalah memilih jalan menuju surga, tempat dimana bidan sudah tidak lagi perlu ada…



NB :
Tulisan ini semata-mata bukan memprovokasi untuk menjadi bidan miskin, bukan juga mengatakan bahwa bidan tidak perlu penghormatan atau hal-hal duniawi lainnya. Tulisan ini hanya sekadar sebuah nasihat untuk diri sendiri dan rekan sejawat semua untuk meluruskan kembali niat kita untuk apa kita menjadi seorang bidan. Karena setiap amalan tergantung pada niatnya. Silakan menjadi kaya, silakan menjadi terhormat, asal jangan itu yang menjadi tujuan kita. Bidan terlalu rendah jika diniatkan hanya untuk keuntungan duniawi semata. Mungkin akan sangat susah untuk menggenggam erat idealisme ini nantinya. Namun saya yakin, jika ada kemauan yang kuat dan niat yang tepat, idealisme ini akan terbawa sampai mati. Walaupun harus sendirian dalam memperjuangkannya, walaupun banyak yang mencemooh dan merendahkan. Saya yakin, Allah tidak akan pernah salah menilai setiap usaha dan perjuangan hamba-hamba-Nya. Tidak akan pernah.


cc:https://www.facebook.com/notes/emma-marta-wijaya/saya-persembahkan-catatan-ini-untuk-mahasiswa-kebidanan-seluruh-indonesia/3077187424022/